Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

SEMESTER 5

  Hari ini aku memutuskan untuk   menerima kenyataan dan menghadapinya. Sebegitu sulitnya pun tak masalah, rasanya sudah terlanjur basah. Ketika ku membuka mata dan menghadapinya aku sadar. Ternyata kita tak benar benar- sendirian. Tapi kita  tak   selamanya juga   bersama- sama. Kata ayah kita hanya berjalan di sebuah rel kereta yang tak sengaja  berpapasan. Di suatu masa kita beriringan hingga suatu hari kita berpisah   dipersimpangan. Kata ayah itu hal yang biasa, suatu hari aku akan lelah dan   hanya harus terus maju menyusuri rel kehidupan. Dulu aku bingung, Ayah selalu bilang hidup ini punya gerbong-gerbong yang berbeda.  Dari tiap- tiapnya akan membawa kita ke stasiun yang berbeda,   pemandangan yang berbeda juga   akan mempertemukan kita dengan orang orang yang berbeda. Sampai akhirnya aku sadar bahwa selama ini aku sudah memilih gerbong tersebut. Tapi mengelak dan menutup mata.  Jadi hari akan aku buk...