Mulai terbiasa dengan semua yang tiba-tiba
hari hari biasa sudah tertebakkan
aku masih menangis, dan mengeluh
tapi tak lagi berfikir untuk cuti dan menghindar, atau bahkan mengundurkan diri
setelah membaca dan mengamati berbagai kematian dini
aku percaya bahwa kehidupan adalah anugrah, sesulit apapun
ada hal baik yang menanti untuk ku jumpai
Ini stasiun ke 9
aku masih keras kepala, panas kepala
tapi kini aku bicara, tidak diam dalam sesal dan marah
ku biarkan kereta melaju dengan kecepatan masinisnya
Ada banyak hal baik yang berjodoh dengan kedatanganku
Ada makna dari tiap perjumpaan singkat, ada sedikit rasa manis ditiap hidangan
Syukurku atas satu kursi penumpang yang membawaku ke stasiun berikutnya
Untuk stasiun selanjutnya, ku pilih keberangkatan dengan tujuan baru yang kumau.
meski harus berangkat lebih pagi, setidaknya ku menjauh dari hal yang membuat ku sedih lagi
karena aku menghargai hari-hari ku yang bermakna
hati hati dijalan
Komentar
Posting Komentar