Refleksi Stasiun ke 12
Dinamis
Seakan Hari-hariku berjalan indah dan untuk selamanya
Ada banyak hati yang mengetuk, menjadi- jejak yang kekal di lubuk hati
Aku masih bersembunyi, dan berharap ditemukan
Sewaktu waktu aku menggali terowongan untuk pergi entah kemana
Padahal sebenernya aku tak pernah benar2 bersembunyi
kini ku sadar harusnya aku lebih berani menghadapi takdir
Rasanya nyaman, dan belum siap bergegas
keretaku hampir sampai,
dikolam ini hangat, aku tak perlu kepayahan melawan arus
tak perlu berebut makanan maupun takut dimakan predator
meskipun kadang langkahku terasa melambat
tapi entah bagaimana sebagian luka ku pulih,
sebagian besar pertanyaanku terjawab
seperti ada sedikit tambahan energi untuk melanjutkan perjalanan
Syukurku untuk triwulan di stasiun ini
Tak pernah lagi ku tengggak obat sakit kepala yang biasa ku simpan disaku
Terimakasih, dan sampai jumpa lagi bila semesta mengizinkan kita bertemu pada garis waktu yang akan datang, Maaf bila ikan ini sedikit banyak membuat kesalahan saat bertamu
doakan ikan kecil ini terus dimudahkan untuk melanjutkan perjalannnya
sampai tuhan memintanya pulang
Stasiun dalam sudah berlalu,
entah mengapa setiap mengingatnya hati masih sehangat itu
sejauh ini, perjalanan ku disana seperti banyak mendapatkan restu dari semesta
selalu ada tangan siaga yang membantu tiap ku hampir terjatuh, bahkan tanpa diminta
setiba tiba itu langkahku terasa ringan setelah beberapa kali tak sengaja mengizinkan diri menderita
Terimakasih, tak ada semoga yang ingin ku langitkan
hanya rasa syukur yang teramat dalam
Komentar
Posting Komentar